RSS Feed

Shining Love Story (Chapter 2)

Author : haejin, hyemin, ryu.

Main Cast : All member SHINee, Song haejin, Lee hyeyoung, Cho yerin

Support Cast : SM town

Genre : Romance, Comedy

Rating : All

Summary:

“Kenapa appa tidak memberitahuku kalau Minho oppa, nae sarang, kemari?”

“Sudahlah, bukannya kau sudah pernah melihatnya berulang kali? Lain kali kau juga bisa bertemu dia lagi”

“Kalo begitu kau harus memberikan kontrak untuk kutandangani.”

“Apa dimatamu aku begitu murah?”

 

 

 

Yeoja modis itu dating dengan terburu-buru, ia tidak memperhatikan apa yang ada di hadapannya. Ia terlihat seperti dikejar-kejar sesuatu. Yeoja tersebut menghampiri sebuah ruangan, ia mendorong dengan kasar pintu di depannya. Kemudian ia menghambur seperti hilang kendali.

“Appaaaaa~!! “

“Ada apa lagi Hyeyoung?” tanggap ayah si yeoja.

Yeoja modis itu dating dengan terburu-buru, ia tidak memperhatikan apa yang ada di hadapannya. Ia terlihat seperti dikejar-kejar sesuatu. Yeoja tersebut menghampiri sebuah ruangan, ia mendorong dengan kasar pintu di depannya. Kemudian ia menghambur seperti hilang kendali.

“Appaaaaa~!! “

“Ada apa lagi Hyeyoung?” tanggap ayah si yeoja.

“Kenapa appa tidak memberitahuku kalau Minho oppa, nae sarang, kemari?”

“Bagaimana bisa appa menghubungimu hanya untuk memberitahu bahwa SHINee kemari?

“Tapi appa…” rengek hyeyoung manja.

“Sudahlah, bukannya kau sudah pernah melihatnya berulang kali? Lain kali kau juga bisa bertemu dia lagi”

TOK TOK TOK

“Permisi” ucap seorang wanita di balik pintu

“Ya, masuk.”

“Maaf Tuan Lee Sooman. Rapat sebentar lagi akan dimulai” jelas sekretaris setelah memasuki ruangan kantor Pemilik saham terbesar di SME itu.

“Ya, sebentar lagi saya akan turun. Siapkan saja semua keperluannya” jawab Lee Sooman kepada sekretarisnya.

Lalu sekretaris itu segera beranjak dari ruangan pimpinanya untuk mempersiapkan rapat.

“Hyeyoung, appa harus pergi. Tunggu disini dan jangan kemana “ pamitnya sambil mengacak-acak rambut Hyeyoung.

“DASAR APPA!!!” jerit Hyeyoung.

——-

Hyeyoung sudah berdiam diri di ruangan appanya selama 30 menit, ia bosan hanya duduk dan bermain games di computer.

“Arrrrgh! Aku bosan!” erang Hyeyoung, lalu beranjak dari ruangan appanya. Ia ingin meluapkan seluruh kekesalannya karna tidak dapat bertemu Minho. Ia pun berkeliling di sekitar gedung SME. Setelah hilir mudik selama 15 menit, ia mulai lelah dan ia mulai memutuskan mencari tempat untuk beristirahat dan melegakan tenggorokannya.

Hyeyoung berjalan menuju Pantry, dan langsung membuka pintu ruang tersebut.

“Aku mau…” ucap Hyeyoung terhenti.

“Anda mau apa, nona?” seorang office girl menghentikan pekerjaannya dan melihat kearah Hyeyoung.

“hmmm, apa kau karyawan baru?’’

“Oh maaf, perkenalkan saya Song Haejin. Saya baru bertugas pagi ini, salam kenal” jawab Haejin sambil memberi hormat.

“oh aku ingin minum. Tenggorokan ku benar – benar kering” ujar Hyeyoung smbil mengabil minum sendiri kemudian ia duduk di sofa yang ada di pantry.

“Kurasa aku takkan bosan lagi.” Kata Hyeyoung setelah meneguk satu gelas penuh air es. Ucapan itu sepertinya lebih ditujukan untuk dirinya sendiri.

“Memangnya kenapa?” Tanya Haejin.

“Kurasa kamu seumuran denganku, benarkan?”

“Kurasa juga demikian.”

“Aku jenuh dikelilingi orang – orang yang lebih tua dariku. Dan mereka hanya menatapku seperti seorang anak kecil yang tidak pantas berbicara dengan mereka. Mereka pikir mereka lebih tau segalanya dari aku. Menyebalkan!!!” keluh Hyeyoung panjang lebar.

“Mau dikatakan apa lagi? Memang begitulah orang dewasa mereka yang terlihat pintar, belum tentu pintar bukan? Dan orang yang pintar tak harus menyepelehkan orang lain.” Jawab Haejin.

“hahaha. Benar juga. Kau benar – benar …..”

“Benar – benar apa?”

“Benar – benar bisa membesarkan hatiku, sekaligus menghiburku.”

“Kalo begitu kau harus memberikan kontrak untuk kutandangani.” Canda Haejin kepada Hyeyoung, yang tampaknya sudah menjalin persahabatan.

“Boleh saja. Nanti akan kubuatkan kontrak seumur hidup sebagai penghiburku dengan nilai kontrak 50.000won.” jawab Hyeyoung menanggapi candaan Haejin.

“Apa dimatamu aku begitu murah?” kata Haejin sambil memasang muka berpura – pura marah.

“Hahaha.”

Hyeyoung tertawa lepas menanggapi perbincangannya dengan Haejin. Haejin pun hanya mengulas senyum melihat hyeyoung tertawa terbahak – bahak hingga terbungku – bungkuk dan memengagi perutnya diatas sofa. Percakapan diantara mereka pun mengalir membahas berbagai hal mulai dari yang kecil hingga berat.

——-

(to be continued)

About shineeattackofc

(@SHINeeAttack on Twitter) 샤이니 Indonesia-based. Admins: [D], [G], [J], EHW, EHF, EHN. We support no matter what our 5 gorgeous boys; 온유, 종현, 키, 민호 and 태민 ♥

One response »

  1. gya… Nunggu kelanjutannya nih…

    Silakan berkunjung…😀
    http://popnote.wordpress.com
    Terima kasih…😀

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: